Cair Mulai 17 Agustus 2026, Penyaluran Bantuan Pangan Beras Tahap II Menjangkau 33,2 Juta KPM

JAKARTA, MATANEWS.MY.ID – Pemerintah siap menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II sebanyak 997.200 ton secara serentak mulai 17 Agustus 2026. Program ini menyasar 33.244.408 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar dalam desil 1 hingga 4 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di seluruh Indonesia.

Penyaluran kali ini dilakukan dalam skema satu kali distribusi untuk alokasi tiga bulan sekaligus, yakni Juli, Agustus, dan September 2026. Dengan demikian, setiap keluarga penerima manfaat akan langsung memperoleh bantuan 30 kilogram beras (10 kg per bulan).

“Penyaluran tiga bulan sekaligus, 10 kilogram dikali 33.244.000 KPM, jadi totalnya kurang lebih satu juta ton beras,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam keterangan resminya.

Dukungan Anggaran Rp17,52 Triliun dan Cadangan Bulog

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astawa, menjelaskan bahwa program tahap kedua ini didukung alokasi Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp17,52 triliun yang telah disetujui Kementerian Keuangan.

Kesiapan pasokan bantuan dipastikan aman lewat ketersediaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di gudang Perum Bulog yang mencapai 5,25 juta ton per akhir Juli 2026. Penyaluran di daerah juga melibatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai titik distribusi.

Kesiapan Daerah: Indramayu Gunakan Beras Hasil Panen Petani Lokal

Di tingkat daerah, persiapan penyaluran terus dimaksimalkan untuk menjaga kualitas dan ketepatan sasaran. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, Sugeng Heryanto, memastikan stok beras yang disalurkan merupakan hasil penyerapan panen petani lokal.

“Semua hasil pengadaan dari panen orang Indramayu. Tidak ada beras dari luar daerah, apalagi beras impor. Setiap penerima di Indramayu langsung mendapatkan 30 kilogram,” kata Sugeng usai meninjau Gudang Filial Leuwigede, Widasari.

Jumlah penerima bantuan di Kabupaten Indramayu tercatat sebanyak 317.133 KPM, bertambah 3.004 penerima dibanding penyaluran tahap awal tahun. Bantuan ini dinilai sangat vital karena disalurkan saat sebagian masyarakat memasuki masa tanam dan periode paceklik.

Mekanisme Distribusi dan Antisipasi Verifikasi Data

Kepala Bulog Cabang Indramayu, Apip Wijaya, menyampaikan bahwa proses pendistribusian diawali dengan sosialisasi kepada jajaran tingkat kecamatan dan desa, disusul pembagian undangan resmi kepada KPM.

“Proses serah terima dilakukan secara by name by address dan terdokumentasi melalui aplikasi oleh petugas di desa. Jika ada kendala seperti penerima meninggal dunia atau alamat kurang spesifik, kami bersinergi dengan perangkat desa setempat agar penyaluran tetap tepat sasaran,” jelas Apip.

Untuk diketahui, penyaluran Bantuan Pangan Beras Tahap I pada Februari–Maret 2026 telah sukses mendistribusikan 664.880 ton beras atau menjangkau 99,7 persen dari target nasional. Masyarakat dapat mengecek status kepesertaan penerima bantuan pangan melalui portal resmi cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *